Sudah Berapa Lama Ngaji?

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

وَلَا يَكُوۡنُوۡا كَالَّذِيۡنَ اُوۡتُوا الۡكِتٰبَ مِنۡ قَبۡلُ فَطَالَ عَلَيۡهِمُ الۡاَمَدُ فَقَسَتۡ قُلُوۡبُهُمۡ‌ؕ وَكَثِيۡرٌ مِّنۡهُمۡ فٰسِقُوۡنَ

“…dan janganlah mereka seperti orang-orang yang telah menerima kitab sebelum itu, mereka melalui masa yang panjang sehingga hati mereka menjadi keras. Dan banyak di antara mereka menjadi orang-orang fasik”. (Al Hadid: 16)

Abdullah bin Mas’ud berkata:

ولا يتطالن عليكم الأمد فتقسو قلوبكم ولا يلهينكم الأمل

“Janganlah panjangnya waktu membuat hati kalian menjadi keras dan jangan dilalaikan oleh angan-angan.” (Shahih jami bayan hal. 472)

Di awal ngaji hati amat khusyu dan terkadang menangis saat sholat dan membaca al-Qur’an, setelah bertahun-tahun mengaji ternyata hati menjadi keras dan lidah semakin tajam.

Pertanda apakah itu ?

 

Ditulis Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. حفظه الله تعالى

Diterbitkan Senin, 1 Juni 2020

Link: https://web.facebook.com/UBCintaSunnah

Topics: