Senjata Paling Menakutkan, Senjata Adu Domba

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

Sepantasnya kita sebagai kaum muslimin sadar akan hal ini.

Jika kita ringkas, ada empat generasi persenjataan dalam perang, dan orang barat sekarang memanfaatkan senjata generasi keempat.

Generasi pertama: perang dengan senjata pedang.

Generasi kedua: perang dengan senjata api, dengannya menjadi sama antara penakut dan pemberani.

Generasi ketiga: perang dengan senjata nuklir, senjata pembunuh masal.

Generasi keempat: perang dengan senjata adu domba, meskipun senjata ini sudah ada sejak dulu dan sering digunakan, namun di zaman ini, sangat nampak bagaimana musuh Islam sangat gencar memanfaatkannya.

Dengan senjata adu domba ini, mereka menjadikan musuh memerangi dirinya dengan dirinya, dengan memanfaatkan para pengkhianat, para penyusup, dan mata-mata. Juga dengan menyuburkan dan mempertentangkan perbedaan paham dan akidah.

Sekarang orang barat berperang dengan tanpa biaya sama sekali, musuh dibuat membunuh dirinya sendiri bahkan musuh dibuat membayar kepada mereka biaya persenjataan untuk membunuh dirinya sendiri, lebih parah lagi seringkali musuh itu meminta agar mereka ikut membantu membunuh saudaranya dan mereka menolaknya.

Meskipun sangat sulit melawan gerakan mereka ini, namun tidak ada salahnya kita mulai sadar dan waspada terhadap semua ini.

Ingatlah, bagaimana Suriah hancur dengan membenturkan kekuatan ahlussunnah dengan syiah, begitupula di negeri Yaman, lihat pula Mesir dan Libia mundur dengan membenturkan penguasa dengan rakyatnya, dan sekarang mereka ingin membenturkan kekuatan ahlussunnah dengan kekuatan shufiyah dengan diadakannya muktamar shufiyah di negara checnya belum lama ini.

Tidak ketinggalan di negara kita tercinta Indonesia, sudah mulai banyak kita lihat pembenturan antara kaum muslimin satu dengan yang lainnya, bahkan akhir-akhir ini banyak pengadaan kajian dihalang-halangi, padahal kalau mereka ingin bersaing dengan sehat, seharusnya mereka bisa berlomba-lomba dalam kebaikan, misalnya dengan mengadakan kajian-kajian tandingan dengan undangan yang lebih banyak, dengan demikian kajian-kajian akan semakin banyak dan kaum muslimin akan semakin tercerahkan.

Ingatlah bahwa musuh Islam akan selalu membela kelompok Islam yang lemah, agar mereka mampu melawan kelompok Islam yang kuat, kemudian bila kelompok yang tadinya kuat melemah, musuh Islam akan balik membantu mereka agar bergairah kembali melawan kelompok yang tadinya lemah, begitu seterusnya hingga kaum muslimin akan habis dengan sendirinya, wallohul mustaan.

Wahai kaum muslimin, sadarlah dan bersatulah, hilangkanlah perbedaan-perbedaan itu dengan diskusi dan saling memahami satu sama lain tentunya tidak ada dari kalian yang ingin Islam musnah ataupun lemah, kembalikanlah semua perbedaan kepada dua sumber agama; Al-Quran dan Sunnah Nabi shallallahu alaihi wasallam sebagaimana Allah perintahkan, [QS. Annisa: 59].

Semoga Allah menjaga Islam dan kaum muslimin, serta memperbaiki dan menguatkan keadaan mereka, aamiin.

 

 

Ditulis Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى.

Diterbitkan Kamis, 1 September 2016

Link: httapis://www.facebook.com/addariny.abuabdillah