Sekedar Menempuh Jalan Menuntut Ilmu, Dimudahkan Menuju Surga

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ومن سلك طريقاً يلتمس فيه علماً سهل الله له به طريقاً إلى الجنة

“Barangsiapa menempuh jalan menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya untuk menuju surga” (HR. Muslim no.2699).

Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad dalam Syarah Al Arba’in menjelaskan bahwa makna “menempuh jalan” di sini mencakup makna hissiy (literal) dan maknawiy (konotatif). Artinya orang yang melakukan berbagai kegiatan yang menjadi sarana untuk mendapatkan ilmu, akan mendapat keutamaan dalam hadits ini. Demikian juga orang yang menempuh perjalanan safar untuk menuntut ilmu.

Faedah menarik juga disampaikan oleh Syaikh Abdul Karim Al Khudhair hafizhahullah:

مجرد سلوك الطريق، ما يلزم أن تكون عالماً، حتى لو سلكت الطريق تقول: والله ما فهمت، أنت سلكت الطريق؛ لأنه وجد من يطلب العلم عقود، خمسين سنة، ستين سنة، ومع ذلك ما أراد الله أن يكون من أهل العلم، هذا نقول: سلك الطريق، ويكفيه هذا، وسهل الله له به طريق إلى الجنة، لكن إن كان من أهل العلم فيرفع عند الله -جل وعلا- درجات

“Sekedar menempuh jalan untuk menuntut ilmu, tentu tidak membuat anda menjadi orang yang berilmu. Bahkan, ketika anda sudah menjalani jalan menuntut ilmu, terkadang anda tetap mengatakan: demi Allah, saya tidak paham (tentang ilmu syar’i). Padahal anda telah menjalani jalannya. Oleh karena itulah anda mendapati ada orang-orang yang menuntut ilmu selama 50 tahun, 60 tahun, namun Allah tidak menakdirkan ia menjadi ulama.

Maka untuk orang yang demikian kita katakan: ia telah menjalani jalan menuntut ilmu dan ini sudah mencukupi untuk mendapatkan keutamaan. Dan Allah tetap akan mudahkan jalannya menuju surga. Namun, jika ia menjadi orang yang berilmu, Allah jalla wa ‘ala akan angkat derajatnya beberapa derajat” (Syarah Al Arba’in An Nawawiyah li Syaikh Abdil Karim Al Khudhair, 14/25).

Betapa mulianya kegiatan menuntut ilmu. Sekedar menempuh jalan untuk menuntut ilmu, akan dimudahkan jalan menuju surga. Walaupun tidak menjadi ahli ilmu atau ulama. Karena tentunya masalah paham atau tidak, masalah berilmu atau tidak, adalah hidayah dari Allah semata.

 

Status Ustadz Yulian Purnama حفظه الله تعالى.

Diterbitkan Kamis, 3 Desember 2020

Link: https://web.facebook.com/yulian.purnama