Perhatian dan Peringatan Para Ulama agar Pemuda tidak Bergaul dengan Ahlul Bid’ah

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

 

Para ulama juga memperingatkan pemuda agar selektif dalam menuntut ilmu dan tidak belajar kepada ahlul bid’ah.

Ibnu Sirin rahimahullah mengatakan:

اتقوا الله يا معشر الشباب! وانظروا عمن تأخذون هذه الأحاديث؛ فإنها دينكم

“Wahai para pemuda, bertakwalah kepada Allah! Dan perhatikanlah dengan seksama dari siapa kalian belajar hadits-hadits ini. Karena ia adalah bagian dari agama kalian” (Al Jami’ li Akhlaqir Rawi hal. 139).

 

‘Amr bin Qais Al Mala’i (wafat 146H) mengatakan:

إذا رأيت الشاب أول ما ينشأ مع أهل السنة والجماعة فارجه، وإذا رأيته مع أهل البدع، فايئس منه، فإن الشاب على أول نشوئه

“Kalau engkau melihat pemuda yang sejak awal pertumbuhannya bersama Ahlus Sunnah wal Jama’ah, maka ia bisa diharapkan. Namun jika engkau melihat pemuda yang sejak awal pertumbuhannya bersama ahlul bid’ah maka jangan terlalu banyak berharap. Karena keadaan para pemuda itu tergantung awal pertumbuhannya” (Al Inabah Al Kubra, 1/204 no. 42).

Beliau juga mengatakan :

إن الشاب لينشأ، فإن آثر أن يجالس أهل العلم كاد أن يسلم، و إن مال إلى غيرهم كاد أن يعطب

“Sesungguhnya para pemuda itu akan bertumbuh. Jika ia memiliki kecenderungan untuk duduk di majelis para ulama (sunnah) maka kemungkinan besar ia akan selamat. Namun jika ia condong untuk duduk di majelisnya orang-orang yang bukan ulama sunnah, maka kemungkinan besar ia akan rusak” (Al Inabah Al Kubra, 1/204 no. 43).

 

Sumber: Al Washaya lis Syabab, karya Syaikh Abdurrazzaq Al Abbad

 

 

 

Ditulis Ustadz Yulian Purnama حفظه الله تعالى.

Diterbitkan Minggu, 8 November 2020

Link: https://web.facebook.com/yulian.purnama