Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

Ahli herbal atau pedagang herbal berpendapat; apapun keluhan anda, obatnya habbatussauda’ (jintan hitam).

Penjual mad5u, berkata, obat semua penyakit ya madu hutan liar.

Beda lagi dengan ahli poligami, semua urusan ujungnya kawin lagi, kawin lagi, apapun makannya, tetap saja bumbunya poligami, atau madu “murni”.

Pakar bekam, lain lagi, semua penyakit obatnya bekam.

Lain pula ahli tusuk jarum, obatnya ya ditusuk saja pakai jarum cina.

la kalau pak dokter, biasanya obat segala penyakit ya obat pabrikan.

Dan demikian seterusnya.

Dunia ini sering kali dipenuhi dengan hai-hal seperti di atas, dan tidak jarang akhirnya mereka saling tahzir, saling meworning.

Korbannya siapa? ya pasien atau masyarakat umum, banyak yang bingung, atau benar benar jadi korban.

Nabi shallallau ‘alaihi wa sallam saja tidak selalu menggunakan jintan hitam dalam pengobatannya, tetapi kadang kala pakai bekam, kadang kala pakai talbinah (bubur sya’ir), kadang kala pakai madu, kadang kala pakai al fashdu dan lainnya.

Jadi gimana dong?

Jawabannya : proporsional aja lagi.

Ya sudah, gitu saja, semoga mencerahkan.

 

Status Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri,MA

Diterbitkan pada : 11 Oktober 2019

link: https://www.facebook.com/DrMuhammadArifinBadri/posts/2463024080445417

Topics: