Nasihat Syeikh Utsaimin rahimahullah tentang Masalah Demo

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

“Ikutilah generasi salaf. Jika memang DEMO itu ada dari salaf, berarti ia baik. Jika tidak ada, berarti ia buruk.

Tidak diragukan lagi, demo itu keburukan, karena ia menyebabkan kekacauan, baik dari pihak demonstran maupun dari pihak lain.

Demo juga bisa menimbulkan pelanggaran terhadap kehormatan, harta, dan jiwa orang lain. Karena saat keadaan kacau, seseorang bisa seperti orang mabuk, tidak sadar dengan apa yang dia ucapkan dan apa yang dia perbuat.

Jadi, demo itu keburukan, baik diizinkan oleh penguasa atau tidak. Dan izin demo dari sebagian penguasa itu, sebenarnya hanyalah untuk promosi saja.

Jika bukan karena ini, dan engkau tanya hatinya, tentu ia sangat membenci sekali. Tapi dia berpura-pura demikian, agar dikatakan sebagai orang yang demokratis, dan telah membuka pintu kebebasan untuk manusia. Dan ini bukanlah jalan para salaf.”

[Liqa’ Bâbil Maftuh, no: 179]

عليك باتباع السلف، إن كان هذا موجودًا عند السلف فهو خير، وإن لم يكن موجوداً فهو شر.

ولا شك أن المظاهرات شر لأنها تؤدي إلى الفوضى من المتظاهرين ومن الآخرين. وربما يحصل فيها اعتداء إما على الأعراض وإما على الأموال وإما على الأبدان لأن الناس في خضم هذه الفوضوية قد يكون الإنسان كالسكران لا يدري ما يقول ولا ما يفعل.

فالمظاهرات كلها شر سواء أذن فيها الحاكم أو لم يأذن. وإذن بعض الحكام بها ما هي إلا دعاية، وإلا لو رجعت إلى ما في قلبه لكان يكرهها أشد كراهة. لكن يتظاهر بأنه كما يقول: ديمقراطي وأنه قد فتح باب الحرية للناس. وهذا ليس من طريقة السلف

 

 

Ditulis Oleh :

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى.

Diterbitkan Rabu, 2 Oktober 2019

Link: https://www.facebook.com/addariny.abuabdillah

Topics: