Memayungi dan Menyediakan Makan Minum di Atas Kuburan

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

Kawan, jasad orang mati itu luluh diurai oleh tanah, masih perlukah mereka untuk dipayungi agar tidak kepanasan atau kehujanan?

Orang mati itu tidak lagi bisa mencerna makanan atau minum, karena jasadnya saja lebur menjadi tanah, masihkah mereka perlu untuk disediakan air minum?

Kawan! yang dibutuhkan oleh orang mati itu adalah doa doa kebaikan dan permohonan ampunan antum semua teruntuk mereka.

Jangan kirimkan makanan atau minuman, namun kirimkan doa permohonan ampunan teruntuk mereka, ketika anda shalat, di sepertiga akhir malam, dan bersama setiap doa doa yang anda panjatkan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika manusia itu mati, maka akan putus amalannya kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, anak shaleh yang mendo’akan orang tuanya.” (Muslim)

Dan bila anda berkunjung ke kuburan mereka, maka hadiahkan doa tulus anda teruntuk mereka, bukan sebakul makanan atau sekendi minuman atau sekeranjang payung untuk mereka.

Dahulu Rasalullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajari para sahabatnya bila hendak mengunjungi kuburan, untuk menghadiahkan doa tulus teruntuk para penghuni kuburan:

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاَحِقُونَ، أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَافِيَةَ لَنَا وَلَكُمْ )

“Semoga keselamatan tercurah bagi kalian semua wahai penghuni kuburan dari kalangan orang-orang Mukmin dan Muslim dan kami Insya Allah akan menyusul kalian semua. Saya memohon keselamatan kepada Allah teruntuk diri kami dan diri kalian semua.” (Muslim)
Semoga bermanfaat.

Status oleh : Dr Muhammad Arifin Badri
Diterbitkan pada : 21 September 2021
Link : https://www.facebook.com/DrMuhammadArifinBadri/posts/418126556340747