Mau Dikemanakan Kulit Hewan Kurban?

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

Banyak yang menanyakan masalah ini, karena di musim qurban seperti ini, jumlah kulit hewan akan banyak menumpuk, padahal sedikit dari para penerima yang bisa memanfaatkannya. Alhamdulillah masalah seperti ini tidak luput dari pembahasan para ulama dan di bawah inilah pendapat yang penulis lihat paling kuat dan paling maslahat dalam hal ini:

Asy-Syaukani rohimahulloh mengatakan:

“Para ulama sepakat, bahwa daging qurban tidak boleh dijual, maka begitu pula (seharusnya) kulitnya, tapi menjual kulit kurban dibolehkan oleh Al-Auza’i, Ahmad, Ishaq, Abu Tsaur, dan itu termasuk salah satu sisi dari pendapat ulama syafi’iyyah dan mereka mengatakan: ‘Hasil dari penjualan itu (harusnya) disalurkan kepada mereka yang berhak mendapatkan bagian dari qurban'”. [Nailul Author 5/153].

Syaikh Shaleh Al-Munajjid mengatakan:

Karena itu, maka tidak mengapa memberikan kulit kepada yayasan-yayasan sosial agar mereka menjualnya dan hasilnya mereka sedekahkan, dan ini termasuk program yang bermanfaat, karena kebanyakan orang tidak bisa memanfaatkan kulit hewan kurban, maka dalam menjual kulit dan menyedekahkannya terdapat maslahat yang diinginkan (oleh Syariat), yakni memberikan manfaat kepada kaum fuqoro’, sekaligus selamat dari tindakan terlarang yakni tindakan pelaku kurban untuk mengambil untung dari hewan qurbannya.

Perlu diperhatikan, bahwa bagian hewan qurban boleh diberikan kepada orang kaya sebagai hadiah, sehingga apabila pelaku qurban berniat untuk memberikan kulit sebagai hadiah kepada yayasan sosial yang bertugas untuk mengumpulkannya, maka hal itu tidaklah mengapa, kemudian pihak yayasan bisa menjualnya dan bersedekah dengan hasilnya, untuk kegiatan sosial apa saja yang dikehendaki, wallohu a’lam”.

https://islamqa.info/ar/110665

 

Ditulis Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى.

Diterbitkan Senin, 12 September 2016

Link: httapis://www.facebook.com/addariny.abuabdillah