Keutamaan Tinggal di Madinah dan Bersabar terhadap Sulitnya Hidup di Madinah

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

 

Dari Sa’ad bin Abi Waqqash radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

 

الْمَدِينَةُ خَيْرٌ لَهُمْ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ ، لَا يَدَعُهَا أَحَدٌ رَغْبَةً عَنْهَا إِلَّا أَبْدَلَ اللَّهُ فِيهَا مَنْ هُوَ خَيْرٌ مِنْهُ ، وَلَا يَثْبُتُ أَحَدٌ عَلَى لَأْوَائِهَا وَجَهْدِهَا إِلَّا كُنْتُ لَهُ شَفِيعًا أَوْ شَهِيدًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Madinah itu lebih baik andaikan mereka mengetahui. Tidaklah seseorang meninggalkan kota Madinah karena membencinya kepadanya, kecuali pasti Allah akan gantikan dengan orang yang lebih baik dari dia (untuk tinggal di Madinah). Dan tidaklah seseorang bersabar terhadap sulitnya mencari penghasilan dan susahnya kehidupan di kota Madinah, kecuali aku (Rasulullah) akan menjadi pemberi syafa’at baginya dan saksi baginya di hari Kiamat” (HR. Muslim no.1363).

 

 

 

Ditulis Ustadz Yulian Purnama حفظه الله تعالى.

Diterbitkan Minggu, 15 November 2020

 

Link: https://web.facebook.com/yulian.purnama