Ketrika uang kehilangan nilainya (judul dari tim statusustadz)

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

Awas! Sesaat lagi uang anda kehilangan nilainya.

Apa perasaan anda di saat anda butuh makan dan minum dan anda menghampiri salah satu rumah makan untuk membeli makanan dan minuman.

Ketika anda telah memilih menu yang anda anggap lezat dan anda mulai terbayang-bayang oleh lezatnya makanan dan minuman yang anda pesan ternyata pelayan meminta anda melakukan pembayaran di muka atau minimal deposit sejumlah uang terlebih dahulu.

Dan bagaimana perasaan anda, tatkala anda mengeluarkan sejumlah uang untuk deposit atau membayar pesanan anda ternyata uang anda dinyatakan tidak lagi laku oleh sang pelayan atau terbukti upal?

Anda mau menggunakan kartu ATM, ternyata anda juga tidak membawanya.

Tengak-tengok kanan dan kiri ternyata juga tidak ada seorangpun yang anda kenal atau peduli dengan anda.

Mau pulang mengambil uang juga tidak mungkin karena rumah anda begitu jauh.

Kecewa, tersiksa dan menderita?

Kondisi serupa benar benar akan anda alami  besok ketika anda menghadap kepada Allah Taála. Uang yang anda simpan atau tabungkan tidak lagi berguna bahkan tidak lagi bisa anda bawa yang ada hanyalah harta yang pernah anda sedekahkan dan amalan yang pernah anda amalkan.

Sobat! luangkan waktu anda untuk merenungkan ayat ayat berikut, lalu bayangkan diri anda dalam kondisi di atas:

‎يَوْمَ لَا يَنفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ {88} إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ

‎سَلِيمٍ {89} وَأُزْلِفَتِ الْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِينَ {90} وَبُرِّزَتِ الْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ

 (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih dan (di hari itu) didekatkanlah Surga kepada orang-orang yang bertakwa dan diperlihatkan dengan jelas Neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat”, (As Syuára’88-91)

Saudaraku! Ingatlah bahwa harta yang anda wakafkan adalah salah satu harta yang akan menemani anda hingga di Akhirat kelak.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

‎مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ إِلاَّ سَيُكَلِّمُهُ اللَّهُ لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَهُ تُرْجُمَانٌ فَيَنْظُرُ أَيْمَنَ مِنْهُ فَلاَ يَرَى إِلاَّ مَا قَدَّمَ وَيَنْظُرُ أَشْأَمَ مِنْهُ فَلاَ يَرَى إِلاَّ مَا قَدَّمَ وَيَنْظُرُ بَيْنَ يَدَيْهِ فَلاَ يَرَى إِلاَّ النَّارَ تِلْقَاءَ وَجْهِهِ فَاتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ 

Tidak ada seorangpun dari kalian kecuali menghadap kepada Rabbnya dan Ia akan berbicara lengsung dengan dirinya tanpa ada penerjemah di antara keduanya.

Pada saat ini ia begitu ketakutan ia melihat ke arah  kanannya ia tidak melihat kecuali  kebajikan yang telah ia amalkan.Lalu ia melihat ke arah kirinya, ia pun tidak melihat kecuali dosa amalan yang telah ia perbuat.Lalu ia melihat ke arah depan dan ia tidak melihat pemandangan selain Neraka, maka itu waspadailah olehmu ancaman Neraka walau dengan cara bersekedah dengan sepotong buah kurma” (Muttafaqun álaih).

 

Status Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri,MA

Diterbitkan pada : 4 Oktober 2019

link: https://www.facebook.com/DrMuhammadArifinBadri/posts/2448916621856163

Topics: