Jangan Engkau Membangunkannya !

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

 

الفتنة نائمة لعن الله من أيقظها

 

(Jika) Kekacauan itu tertidur maka terlaknatlah orang yang membangunkannya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:

 

«والفتنة إذا وقعت عجز العقلاءُ فيها عن دفع السفهاء

Dan Jika kekacauan itu sudah terjadi maka orang yang berakal tak akan mampu menahan (beringasnya) orang-orang yang bodoh. (Muhtashar minhajussunnah: 281)

 

Syaikh al-Khamis hafizahullah berkata:

 

الحرب – وإلعياذ بالله – إذا اشتعلت لا يستطيع أحد أن يوقفها

Jika api peperangan (kekacauan) itu telah menyala maka tak seorang pun mampu menghentikannya… (Utsman al-Khamis, Hikbah minat tarikh (Kairo: Dar Risalah, 2011), hal. 129).

 

Jangan engkau coba-coba membangunkan kekacauan jika dia sedang tertidur, karena jika dia terbangun tak ada yang mampu menghentikannya selain Allah. Bukankah dahulu Thalhah, zubair dan Ali radhiyallahu ‘anhum tak mampu meredakan gejolak perang Jamal????

 

Imam Bukhari mencatumkan syair umru’ al-Qois:

الحرب أول ما تكون فتية —— تسعى بزينتها لكل جهول

حتى إذا استعرت وشب ضرامها—عادت عجوزا غير ذات حليل

شمطاء ينكر لونها تغيرت —-مكروهة للشم والتقبيل

Perang pertama-tama tampak seperti gadis rupawan —– berjalan berhias tuk menarik setiap orang bodoh

Hingga jika telah menyala dan apinya berkobar-kobar — gadis itu menjadi perempuan tua yang tak lagi menarik

Rambutnya beruban, kulitnya menjadi keriput dan baunya sudah tak sedap untuk dihirup dan dicium

(Imam Bukhari, Shahih Bukhari kitab al-Fitan sebelum hadits: 7096)

 

Semoga Allah menjaga negeri ini….

 

Status Ustadz Fadlan Fahamsyah, Lc., M.HI

Diterbitkan 18 Desember 2020

Link  https://www.facebook.com/fadlan.fahamsyah