Hukum Mujtahid Tidak Boleh disebut Hukum Allah

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

Ibnul qayyim berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melarang panglima perangnya yang bernama Buraidah bila mengepung musuh lalu menyerah untuk diberikan kepada mereka hukum Allah. Beliau bersabda:

‎فإنك لا تدرى أتصيب حكم الله فيهم أم لا ولكن أنزلهم على حكمك وحكم أصحابك

“Karena kamu tidak mengetahui apakah (ijtihadmu) sesuai dengan hukum Allah atau tidak. Tapi berlakukanlah kepada mereka hukummu dan para sahahabatmu.”
(HR Muslim)
Perhatikanlah bagaimana beliau membedakan antara hukum Allah dengan hukum seorang mujtahid. Nabi melarang menamai hukum mujtahid sebagai hukum Allah.

Sama halnya dengan hasil analisis seorang dokter, tidak boleh ia nisbatkan analisisnya sebagai kesehatan ala Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

 

 

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. حفظه الله تعالى

Diterbitkan Rabu, 9 Oktober 2019

Link: https://www.facebook.com/UBCintaSunnah

Topics: