Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

Al-Imam asy-Syafi’i mengatakan,

اَلْعِلْمُ مَا نَفَعَ لَيْسَ مَا حُفِظَ

” Ilmu agama yang sesungguhnya adalah yang memberi manfaat bukan hanya yang dihafal”. [Hilyatul Auliya’ 9/123].

Ilmu itu bukan yang tersimpan dalam buku atau laptop. Ilmu adalah yang bisa dibawa ke toilet dan kamar mandi (baca: tersimpan di dada).

Ilmu yang diperintahkan untuk dicari itu bukan hanya sebatas Ilmu yang tersimpan di dalam dada. Ilmu yang diperintahkan untuk dicari adalah ilmu yang bermanfaat bagi pemilik ilmu itu sendiri.

Ada tiga indikator ilmu yang bermanfaat:

  • Membuahkan amal. Ilmu yang membuahkan kepandaian berdebat namun kosong dari amal bukanlah ilmu bermanfaat.
  • Mengubah perilaku, akhlak dan adab ke arah yang semakin baik. Ilmu yang membuahkan kesombongan intelektual, merasa paling berilmu, merendahkan orang lain dan lain-lain bukanlah ilmu yang bermanfaat.
  • Dishare (disebar ) dan dibagikan kepada yang lain. Ilmu yang hanya disimpan untuk diri sendiri itu tidak bermanfaat secara maksimal.

Adab penting dalam share (sebar) ilmu adalah menggunakan bahasa rendah hati semisal demikian yang pernah saya pelajari,  demikian yang pernah saya dapatkan dari guru saya, demikian hasil telaah saya yang terbatas dan bahasa-bahasa lain yang semisal.“`

Kiat utama mendapatkan ilmu bermanfaat:

  • Belajar kepada guru yang benar. Guru yang kompenten sekaligus bisa digugu dan ditiru. Guru yang bisa dijadikan teladan dalam ilmu, perilaku dan ibadah individual harian. Belajar kepada guru itu untuk menyerap ilmu sekaligus adab dan keteladanan yang bermutu.
  • Belajar dengan niat yang benar. Itulah niat untuk memperbaiki diri. Dengan niat benar, seorang penuntut ilmu akan sibuk beramal dan memperbaiki kualitas diri tidak malah sibuk debat dan menghakimi orang lain.
  • Belajar ilmu itu untuk menghilangkan kebodohan dalam diri bukan untuk membodoh-bodohkan orang lain.
  • Belajar dengan adab yang benar. Baik adab terhadap guru, kawan belajar dan buku dan lain-lain. Adab dalam belajar ilmu adalah kunci keberkahan ilmu. Tanpa adab, ilmu yang didapatkan adalah ilmu yang tidak berkah.

Status Ustadz Aris Munandar, SS, MPI حفظه الله تعالى.

Diterbitkan Rabu, 4 November 2020

Link:https://www.facebook.com/113425948700379/posts/3535915383118068/?app=fbl