Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

Mempelajari Bahasa Arab merupakan suatu hal yang sangat urgen, sebab ia memiliki peran penting dalam memahami kitabulloh. Selain itu,kita juga bisa menyadari jika suatu ketika salah dalam membaca Al-Quran. Contoh nyata dalam kasus ini terjadi beberapa waktu yang lalu. Lebih tepatnya pada saat menghadiri khutbah Jum’at..

Kala itu, sang khotib memberikan nasehat kepada para jamaah agar meneladani Nabi Ibrahim ‘alaihissalam. Kebetulan momen saat itu memang cukup dekat dengan hari raya Idul Adha.

Ada satu hal yang cukup membuat mengelus dada saat mendengarkan khutbah saat itu, yait saat sang khotib mengutip firman Allah subhanahu wata’ ala dengan suara lantang:

وَفَدَیۡنَـٰهُ بِذِبۡحٍ عَظِیمࣲ

Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.
[Surah As-Saaffat 107]

Alih-alih membaca lafadz عظيم (besar) dengan tepat, ia justru merubah huruf ظ dengan ل dan menjadi عليم (cerdas/berilmu). Sehingga jika diartikan: “dengan sembelihan (domba) yang cerdas”.

Perubahan satu huruf saja bisa berakibat fatal dalam BahasaAarab, terlebih lagi yang dibaca adalah firman Allah subhanhu wata’ala.

Musibah seperti ini tentunya bisa dihindari jika kita memahami Bahasa Arab dengan baik. Sebab kita akan bisa menyadari jikalau makna dari ayat yang kita baca menjadi rancu ketika ada huruf yang salah diucapkan.

Oleh sebab itu, marilah kita berusaha mempelajari Bahasa Arab serta mempelajari ilmu tajwid dengan baik agar tidak terjatuh dalam kesalahan serupa saat membaca Al-Quran.

Semoga Allah subhanahu wata’ala memudahkan langkah kita dalam menuntut ilmu. Aamiin.

 

Status Ustadz Afit Iqwanuddin,A.md,Lc

Diterbitkan 4 September 2020

Link : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=3481013878585671&id=100000312782626

Topics: