Corona Tiba, hal Ghaib Semakin Dipercaya

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

Corona tiba, hal gaib semakin dipercaya.

Banyak yang tidak mengetahui bentuk, rupa, warna corona walau demikian semua percaya dan berusaha keras mencegah dan menghindarinya sekuat tenaga.

Bila anda tanya: dari mana kita mengetahui keberadaan corona?

Jawabannya biasanya: informasi dari pihak lain, atau bukti korbannya, sehingga dianggap itu meyakinkan, sehingga harus waspada dan berupaya sekuat tenaga.

Anehnya, urusan siksa akhirat, murka Allah di dunia dan akhirat, yang jelas jelas nyata dan fakta, data dan bukti nyata juga sudah banyak, kaum Nabi Nuh alaihissalam ditenggelamkan, Kaun Saba’, Tsamud dan lainnya juga telah menjadi bukti dahsyatnya murka Allah,

Bencana alam, tsunami, gempa bumi, gunung meletus, badai, anjir banding juag telah membuktikan keampuhan murka Allah Ta’ala.

Namun demikian, kita masih berleha leha menyikapinya, meremehkannya bahkan banyak manusia yang meragukannya.

Mengapa?

Yah itulah hidayah, bila pintu hidayah di dalam jiwa anda telah tertutup, maka anda tidak akan pernah mempercayainya.

Sobat, yuk kewaspadaan terhadap corona menghantarkan kita untuk semakin mewaspadai murka Allah, dengan meningkatkan ibadah, istighfar, jauhi maksiat, dan mengkaji agama-Nya.

Semoga dengan corona kita bertambah iman, dan kalaupun harus mati dengan corona kita mendapat predikat husnul khatimah.

Nnamun bila corona malah menambah anda jauh dari agama, semakin meremehkan murka Allah, maka walaupun anda selamat dari corona, maka bisa jadi kelak anda harus menelan pil pahit suul khatimah.

Sobat! Sebagai orang yang beriman, anda harus percaya bahwa yang kuasa melindungi anda, dan menyembuhkan anda dari corona hanyalah Allah Ta’ala. Adapun hidup sehat, suplemen, atau obat obatan sebatas upaya, sedangkan kesembuhan atau kesehatan seutuhnya kuasa Allah Ta’ala. Karena itu, yuk kita jadikan corona sebagai cambuk untuk semakin mendekat kepada Allah Ta’ala, tanpa mengabaikan upaya untuk menanggulangi dan mengobatinya.

 

 

Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri حفظه الله تعالى

https://www.facebook.com/DrMuhammadArifinBadri/posts/2799303853484103?__tn__=-R

 

Topics: