Bijak Menyikapi Kekacauan

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

Nabi shallallahu álaihi wa sallam memberikan arahan kepada kita disaat menghadapi suasana kacau.Ndukung salah, nentang salah, gabung A sama saja gila, gabung B juga tidak kalah gila.

Dalam kondisi seperti ini, solusinya ialah, seperti disebutkan pada hadits berikut:

ستكون فتن القاعد فيها خير من القائم والقائم فيها خير من الماشي والماشي فيها خير من الساعي من تشرف لها تستشرفه ومن وجد فيها ملجأ فليعذ به 

Akan terjadi kekacauan orang yang duduk (pasif) pada kondisi itu lebih baik dibanding orang yang berdiri (proaktif), orang yang berdiri lebih baik dibanding orang yang berjalan dan orang yang berjalan lebih baik dibanding orang yang  berlari.

Siapapun yang andil dalam kekacauan itu niscaya ia terjerumus dan barang siapa mendapatkan tempat berlindung, maka segeralah ia berlindung di tempat itu. (Muslim)

Ikut mecuri atau menyelingkuhi istri orang salah, karena mencuri atau selingkuh adalah haram, membela tuan rumah juga tidak kalah salahnya, karena ternyata tuan rumahnya germo, pengkhianat bin pemabok bin pembunuh berdarah dingin.

Makanya menghindar saja lebih selamat.Sibukkan dengan diri dan keluarga sendiri itulah sikap bijak, walaupun sebagai tetangga pasti kecipratan akibatnya. Dan dalam kondisi seperti ini doa kepada Allah agar segera menyibak kekacauan,mungkin langkah paling aman dan tepat. Semoga Allah melindungi umat Islam dan kita semua dari kekacauan yang mengancam dunia dan akhirat kita. Aamiin.

 

Status Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri,MA

Diterbitkan pada : 30 September 2019

link: https://www.facebook.com/DrMuhammadArifinBadri/posts/2441336352614190