BAHAGIA AMAL SHOLIH DIKETAHUI ORANG, APAKAH RIYA’?

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

Anda sudah berusaha menyembunyikan amal sholih, namun Allah buka sehingga orang-orang tahu. Lalu hati anda bahagia dengan kenyataan tersebut. Apakah seperti ini termasuk riya’?

Di dalam kitab Mukhtasar Minhaj Al-Qosidin (hal. 213 – 214), Ibnu Qudamah rahimahullah menerangkan,

أن السرور ينقسم إلى محمود ومذموم، فالمحمود: أن يكون قصده إخفاء الطاعة، والإخلاص لله، ولكن لما اطلع عليه الخلق، علم أن الله أطلعهم، وأظهر الجميل من أحواله، فيُسَرُّ بحسن صنع الله، ونظره له، ولطفه به، حيث كان يستر الطاعة والمعصية, فأظهر الله عليه الطاعة، وستر عليه المعصية، ولا لطف أعظم من ستر القبيح، وإظهار الجميل، فيكون فرحه بذلك، لا بحمد الناس وقيام المنزلة في قلوبهم، أو يستدل بإظهار الله الجميل، وستر القبيح في الدنيا، أنه كذلك يفعل به في الآخرة. فَأَمَّا إن كان فرحه باطلاع الناس عليه؛ لقيام منزلته عندهم حتى يمدحوه، ويعظموه، ويقضوا حوائجه، فهذا مكروه مذموم

“Bahagia karena amalan dilihat orang, hukumnya terbagi menjadi dua :

  1. Terpuji
  2. Tercela

Terpuji, jika tujuan awalnya menyembunyikan amal dan niatnya ikhlas, akan tetapi ketika kebaikannya itu dilihat orang, dia menyadari bahwa Allah yang menampakkan amal baiknya, Allah yang menampakkan keindahannya.

Diapun bahagia atas kebaikan Allah, perhatian dan kelembutanNya kepada dirinya. Dia berusaha menutupi amalan baik dan dosa, namun Allah tampakkan amalan baiknya dan Allah tutup dosa-dosanya. Tak ada kelembutan yang lebih berkesan dari kelembutan berupa ditutupi semua aib, kemudian ditampakkan keindahan.

Sehingga bahagianya karena itu, bukan karena pujian manusia atau kedudukan yang ia dapatkan di hati mereka.

Atau ia bahagia karena di saat Allah menampakkan kebaikannya di dunia dan Allah tutupi dosa-dosanya, itu isyarat bahwa Allah akan bersikap demikian pula di akhirat kelak.

Adapun jika bahagianya semata karena orang-orang tahu amal sholihnya, penghormatan orang-orang kepadanya sampai mereka menyanjung kebaikannya, memuliakan dan menuju kebutuhan-kebutuhannya, maka bahagia yang seperti ini dibenci Allah dan tercela.”

Wallahul Muwaffiq.

___

Sumber :

https://thehumairo.com/4296-bahagia-amal-sholih-diketahui…

***

Meraih Rida Allah Bukan Rida Manusia || Ust Muhammad Abduh Tuasikal

https://humairo.store/…/Meraih-Rida-Allah-Bukan-Rida…

Silahkan disebarkan, jazakumullah Khoiro.

 

Ditulis oleh Ustadz Ahmad Anshori

Diterbitkan pada 25 September 2021

Link : https://www.facebook.com/Ahmad-Anshori