Amalan-amalan Sunnah dapat melengkapi kekurangan pada amalan-amalan Wajib

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

إنَّ أوَّلَ ما يحاسبُ بِه العبدُ يومَ القيامةِ من عملِه صلاتُه فإن صلحت فقد أفلحَ وأنجحَ وإن فسدت فقد خابَ وخسرَ فإن انتقصَ من فريضة شيئًا قالَ الرَّبُّ تبارك وتعالى انظروا هل لعبدي من تطوُّعٍ فيُكمَّلَ بِها ما أنتقصَ منَ الفريضةِ ثمَّ يَكونُ سائرُ عملِه علَى ذلِك

“Sesungguhnya amalan yang pertama kali dihisab dari seorang hamba di hari kiamat adalah shalatnya. Jika shalatnya baik maka ia akan beruntung dan selamat. Namun jika shalat rusak maka ia akan celaka dan merugi. Jika ada sesuatu yang kurang dari shalat-shalat wajibnya, maka Rabb tabaraka wa ta’ala ketika itu akan berfirman: “lihatlah apakah hamba-Ku ini memiliki shalat sunnah?”. Ketika itu disempurnakanlah kekurangan shalat wajibnya dengan shalat sunnah. Dan amalan-amalan yang lain pun demikian” (HR. At Tirmidzi no.413, dishahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi).

Ditulis Ustadz Yulian Purnama حفظه الله تعالى
7 Juni 2020
https://m.facebook.com

Topics: