Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

Yang penting kritik dulu, urusan benar atau salah belakang, alias waton suloyo.

 

Semboyan di atas ternyata bersifat universal, di negeri Arab pun kondisi serupa terjadi sedari dahulu kala.

Salah seorang penyair arab kuno berkata:

 

وكمْ من عائِبٍ قوْلاً صَحيحاً وآفَتُهُ مِنَ الفَهْمِ السّقيمِ

Betapa banyak orang yang mencela suatu ucapan benar biangnya adalah pemahamannya yang cacat.

Itu dulu semasa “maya” belum menjadi dunia, namun kini setelah “maya” menjadi dunia, maka kondisinya semakin parah.

 

 

Status oleh : Ustadz Dr Muhammad Arifin Badri, MA

Diterbitkan pada : 17 Agustus 2019

 

Link : https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=2360981633982996&id=405218379559341