Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

Adalah Abu Utsman an-Naisaburi saat berjalan ke masjid untuk shalat Jum’at mengalami musibah berupa putusnya tali sandal. Perjalanan ke masjid terhambat beberapa saat karena memperbaiki tali sandal. Akhirnya beliau berkomentar,

مَا انْقَطَعَ إِلَّا لِأَنِّيْ مَا اغْتَسَلْتُ غُسْلَ الْجُمُعَةِ

“Tali sandal tersebut putus hanyalah dikarenakan tadi aku tidak mandi Jumat sebelum berangkat” [Mukhtasar Shaid al-Khathir hlm 16].

Sebagaimana maksiat adalah sebab berbagai keburukan, amal shalih adalah sebab berbagai kebaikan, nikmat, kelancaran dan kemudahan.

Niat seorang muslim ketika melakukan berbagai amal shalih adalah mencari ridha Allah, kenikmatan hidup di akhirat, selamat dari neraka atau niat-niat yang lain terkait akhirat.

Meski sebenarnya, balasan amal shalih itu berbagai manfaat di dunia dan akhirat.

Seorang muslim semestinya bersemangat melakukan berbagai amal shalih dan tidak meremehkan amal kebaikan meski hukumnya tidak wajib.

 

Status Ustadz Aris Munandar, SS, MPI حفظه الله تعالى.

Diterbitkan Kamis, 26 November 2020

Link:https://www.facebook.com/113425948700379/posts/3597503440292595/?app=fbl

Topics: