Di antara Keistimewaan 10 Pertama Dzulhijjah

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

وَوَٰعَدۡنَا مُوسَىٰ ثَلَٰثِينَ لَيۡلَةٗ وَأَتۡمَمۡنَٰهَا بِعَشۡرٖ فَتَمَّ مِيقَٰتُ رَبِّهِۦٓ أَرۡبَعِينَ لَيۡلَةٗۚ وَقَالَ مُوسَىٰ لِأَخِيهِ هَٰرُونَ ٱخۡلُفۡنِي فِي قَوۡمِي وَأَصۡلِحۡ وَلَا تَتَّبِعۡ سَبِيلَ ٱلۡمُفۡسِدِينَ

Dan Kami telah menjanjikan kepada Musa 30 malam (untuk memberikannya Taurat), dan Kami sempurnakan jumlah malam itu dengan 10 (malam lagi), maka sempurnalah waktu yang telah ditentukan Tuhannya empat puluh malam…” [QS. Al-A’raf: 142]

Tambahan 10 malam tersebut adalah #10_Pertama_Dzulhijjah. Demikian tafsiran para mufassir besar; Mujahid, Masruuq, dan Ibnu Juraij -rahimahumullahu jamii’an-.

Hari-hari ini, bukanlah hari biasa. Ini rangkaian hari yang Agung di sisi Allah. Tidak layak kita memperlakukannya biasa-biasa saja. Giatkan amal shalih. Jauhi syubhat apalagi maksiat. Ya Rabb, taufiq-Mu… Ya Rabb.

 

Ditulis Ustadz Johan Saputra Halim حفظه الله تعالى.

Diterbitkan Jum’at, 24 Juli 2020

Link: https://web.facebook.com/jo.saputra.halim

Topics: