Apakah Kaum Musyrikin Quraisy Menetapkan Tauhid Al Asma’ Was Shifat?

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

Syaikh Shalih Al Fauzan menjawab:

“Betul, mereka menetapkan tauhid al Asma’ was Shifat. Mereka menetapkan tauhid rububiyah. Mereka meyakini bahwa Allah adalah Al Khaliq (Yang Menciptakan) Ar Raziq (Yang Memberi Rezeki). Bukankah Al Khaliq dan Ar Raziq termasuk nama-nama dan sifat-sifat Allah? Mereka mengatakan bahwa Allah Ar Raziq, Ar Raziq, Al Muhyi (Yang Menghidupkan), Al Mudabbir (Yang Mengelola Semesta ), dst. Demikian”

Sumber: https://www.youtube.com/watch?&v=u50NKcSG960

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin menjawab:

“Mereka mengingkari sebagian nama Allah. Diantaranya, mereka mengingkari nama Ar Rahman. Dalam perjanjian Hudaibiyah, ketika Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam perintahkan penulisnya untuk menuliskan “bismillahir rahmanir rahim”, mereka mengatakan:

ما نَعرِفُ الرَّحمنَ الرَّحيمَ، اكتُبْ في قَضيَّتِنا ما نَعرِفُ

“Kami tidak mengenal nama Ar Rahman Ar Rahim. Tulislah apa yang kami kenal saja, dalam perjanjian kita ini” (HR. Ahmad no.16800, dishahihkan Syu’aib Al Arnauth dalam Takhrij Al Musnad).

Dalam riwayat lain mereka mengatakan:

ما نعرف الرحمن إلا رحمن اليمامة

“Kami tidak mengenal Ar Rahman kecuali Rahman al Yamamah”

Kemudian Nabi perintahkan untuk menuliskan “bismika Allahumma”, karena itu nama Allah yang diakui oleh orang Quraisy”

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=6K7rUzj1WhU

Kesimpulan:

Orang musyrikin Quraisy menetapkan sebagian asma’ was shifat Allah, dan mengingkari sebagiannya.

Wallahu a’lam.

 

Ditulis Ustadz Yulian Purnama حفظه الله تعالى.

Diterbitkan Rabu, 23 Desember 2020

Link: https://web.facebook.com/yulian.purnama