Dibangkitkan dalam Keadaan Berusia 33 Tahun

Silahkan Bagikan Semoga Bermanfaat

Dari Al Miqdam bin Ma’di Karib radhiallahu’anhu, bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ما من أَحَدٍ يموتُ سَقْطًا و لا هَرِمًا و إِنَّما الناسُ فيما بين ذلكَ إلَّا بُعِثَ أَبْنَاءُ ثَلَاثٍ وَثَلَاثِينَ سَنَةً ، فإن كان من أهلِ الجنةِ كان على نسخةِ آدمَ ، و صُورَةِ يوسفَ ، و قلبِ أيوبَ ، و مَنْ كان من أهلِ النارِ عُظِّمُوا ، أوْ فُخِّمُوا كَالجبالِ

“Tidaklah dari seorangpun yang meninggal ketika masih kecil atau ketika sudah tua, dan kebanyakan manusia di antara kedua itu, kecuali kelak ia akan dibangkitkan dalam keadaan berusia 33 (tiga puluh tiga) tahun.

Jika ia termasuk penduduk surga, maka fisiknya sebagus fisik Nabi Adam, seindah rupa Nabi Yusuf, dan memiliki hati seperti hati Nabi Ayyub.

Andaikan ia termasuk penduduk neraka, maka ukuran tubuh mereka akan dibuat besar dan dibuat gemuk sebesar gunung” (HR. Ath Thabarani no.663, Al Baihaqi dalam Al Ba’ts wan Nusyur no.422, dihasankan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah no. 2512).

Join channel telegram @silsilahsahihah

 

Ditulis Ustadz Yulian Purnama حفظه الله تعالى.

Diterbitkan Selasa, 8 Desember 2020

Link: https://web.facebook.com/yulian.purnama